Pantai Punagaan

Pantai Punagaan
Lokasi
Pantai Punagaan terletak di Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu, sekitar 15 km dari Kota Benteng, Ibukota Kepulauan Selayar. Pantai Punagaan merupakan objek wisata yang berada di Pesisir Timur Pulau Selayar, Pulau terbesar di wilayah administratif Kepulauan Selayar.

Karakter Objek
Pantai Punagaan merupakan tempat wisata berbentuk teluk, dimana sebagian pantai merupakan area dengan pasir berwarna kelabu, dan bagian lainnya adalah tebing dengan air yang jernih. Beberapa fasilitas telah tersedia di lokasi ini seperti gazebo, fasilitas bilas dan ruang ganti, air bersih dan bangunan induk yang memiliki ruang untuk kegiatan rapat dan pertemuan.
Tak jauh dari Pantai Punagaan terdapat pula Pantai Ngapaloka dengan karakter yang hampir sama, namun di Pantai Ngapaloka terdapat pemukiman, sehingga memungkinkan wisatawan untuk menjalani rutinitas sehari-hari. Aktivitas terbaik dikedua lokasi ini adalah snorkeling. Di Object wisata ini juga terdapat wahana bahari seperti bananan boat, kayak dan paddle.

Akses
Dari Kota Benteng, pengunjung dapat melakukan perjalanan menggunakan roda dua atau roda empat. Akses dari dan ke Pantai Punagaan, beberapa di antaranya adalah mendaki dengan beberapa kelokan. Waktu tempuh dari Kota Benteng sekitar 20 sampai 30 menit.

Bone Bakka dan Kiddi

Bone berarti pasir, bakka berararti besar, dan kiddi berarti kecil.. Jika lombok memeiliki pink beach yang sangat terkenal, maka desa Bahuluang juga memiliki hamparan pasir berwarna putih bercampur pink sehingga pantai ini tampak berwarna pink muda dari jarak. Pantai ini sangat cocok dijadikan spot foto yang begitu menawan karena dikelilingi oleh dinding karang dan lautan biru bagaikan kristal. Pantai ini juga merupakan lokasi bertelurnya penyu di musim timur yaitu sekitar nbulan April-November

Makam Karang & Bunging

Masyarakat Bahuluang mempercayai adanya gurita raksasa yang membuat timbunan karang mati seperti sekarang dan bentuknya berubah-ubah setiap tahun. Beberapa masyarakat bahkan pernah menyaksikan sendiri pancaran cahaya dari sang gurita raksasa yang melewati laut di sekeliling desa Bahuluang

Bunging atau pasir timbul ini sepanjang kurang lebih 200m dengan pesona keindahan yang dikelilingi pasir putih nan halus dan bearada ditengah-tengah laut biru yang jernih. Aktivitas yang dapat dilakukan di tempat ini adalah spot foto yang instagramable, berjemur, berenang dan snorekeling​

Liang Lipang / Goa

Liang Lipang dengan pesona keindahan gua yang memiliki susunan stalaktit unik yang begitu luas memanjakan mata dilengkapi dengan keseimbangan pasir putih yang berhadapan langsung dengan air laut biru sebening dan bisa dijadikan spot snorkeling bagi para wisatawan.

Pemberian nama gua atau liang lipang berasal dari cerita masyarakat bahwa sebelumnya terdapat kelompok nelayan yang membawa muatan bakau dari suku Bugis yang melabuhkan dan beristirahat di sekitar gua ini dan pada malam hari gua ini tampak terang dan setelah nelayan memeriksa keadaan di sekitar gua tampak cahaya tersebut berasal dari mutiara (kalauw) yang berada diatas kepala seekor lipang raksasa, nelayan dari suku Bugis tersebut berusaha, mengambil permata/mutiara lipang, namun karena ketakitan saat dikejar oleh lipang tersebut maka memutuskan untuk memutuskan membakar bakau yang dibawanya secepatnya dari pembakaran bakau tersebut meracuni sang lipang raksasa, seketika lipang tersebut tewas di perairan sekitar bukit yang juga dinamai Bukit (bonto) lipang di Desa Kajuadi, hingga saat ini masyarakat mempercayai gua lipang tersebut bercahaya setiap malam jum'at.
Liang lipang dengan pesona keindahan gua yang memiliki susunan stalaktit unik yang begitu luas memanjakan mata dilengkapi dengan keseimbangan pasir putih yang berhadapan langsung dengan air laut biru sebening dan bisa dijadikan spot snorkeling bagi para wisatawan.​

x